PALEMBANG KOTA METROPOLITAN KEDUA SUMATERA

Dikirim oleh : Administrator | Kategori : PU BM & SDA | 13/09/2016 11:40:59 WIB

Palembang - Palembang telah lama berkembang menjadi kota metropolitan. Diperkirakan, perkembangan ini akan diikuti dengan konversi lahan dalam skala besar sebagai dampak peningkatan kebutuhan ruang. Karena itu, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota lebih memberikan perhatian kepada kawasan perkotaan Palembang yang telah berkembang menjadi metropolitan ke-dua di Sumatera setelah Metropolitan Medan”.

Hal ini disampaikan Direktur Penataan Ruang Wilayah I, Bahal Edison Naiborhu, dalam Pembahasan Kegiatan Peningkatan Penataan Kawasan Perkotaan Palembang di Kota Palembang pekan lalu.Kawasan Perkotaan memiliki arti strategis sebagai simpul utama pertumbuhan pembangunan. Demikian pula dengan Palembang yang merupakan Pusat Kegiatan Nasional yang akan berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera bagian Selatan. “Oleh karena itu, Pemerintah berupaya untuk mendorong penataan dan pengelolaan Kawasan Perkotaan Palembang, karena kawasan ini strategis secara nasional”, tegas Edison.

Lebih lanjut Edison menjelaskan, kota juga merupakan ujung tombak pembangunan suatu wilayah, karena disanalah perekonomian terkonsentrasi. Dalam kasus Palembang, dapat diperkirakan bahwa pada masa mendatang akan terjadi peningkatan arus urbanisasi. “Langkah antisipasi pertama yang dilakukan dalam menangani perkotaan adalah dengan melakukan penataan terlebih dahulu untuk mempersiapkan dan menyediakan ruang-ruang perkotaan yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan,” papar Edison.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, Rizal Abdullah.Pertumbuhan jumlah penduduk dan ekonomi pada akhirnya berkorelasi terhadap kebutuhan akan ruang. Jika kebutuhan ini tidak diantisipasi, maka akan terjadi permasalahan kawasan perkotaan. Yakni, kawasan kumuh, permasalahan transportasi, kriminalitas, banjir, dan sebagainya, ujar Rizal.

Kawasan Metropolitan Palembang mencakup Kota Palembang serta sebagian wilayah Kabupaten Banyu Asin dan Kabupaten Ogan Ilir. Dalam pertemuan yang dihadiri pula oleh perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Tata Kota, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perhubungan dari Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Banyuasin ini, mengemuka pula pentingnya kerjasama antar kabupaten/kota. “Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk suatu badan kerjasama antar perkotaan agar koordinasi dan sinkronisasi dapat tercapai dengan baik antara Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota”, tandasRizal.

Sumber : www.pu.go.id