KOMISI V DUKUNG UPAYA PENANGANAN KEMACETAN PALEMBANG

Dikirim oleh : Administrator | Kategori : PU BM & SDA | 13/09/2016 11:54:57 WIB

Palembang - Komisi V DPR-RI mendukung upaya-upaya penanganan kemacetan di kota Palembang yang dilakukan pemerintah provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah kota Palembang. Upaya tersebut dilakukan berupa peningkatan kapasitas jalan dan pembangunan jalan layang (fly over) di persimpangan jalan yang menyebabkan kemacetan.

“Saat ini Palembang baru memiliki satu fly over yaitu Simpang Polda, namun melihat kemacetan yang mulai timbul di Palembang, perlu juga dibangun fly over lainnya,” ucap anggota Komisi V DPR-RI Putra Djaja Husein saat meninjau fly over Simpang Polda di Palembang, Sumsel pada kunjungan kerja Komisi V DPR-RI Senin (20/11).

Putra Djaja menambahkan, untuk mengatasi kemacetan di beberapa persimpangan jalan Palembang dapat dilakukan tidak hanya melalui pembangunan fly over tetapi juga pembangunan terowongan (underpass). Menurutnya, underpass tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas pada saat pengerjaannya.

Usai pembangunan fly over Simpang Polda, Pemprov Sumsel telah merencanakan pembangunan tiga jembatan layang serupa di Simpang Charitas, Simpang Patal, dan Simpang Boombaru. Pembangunan ini akan disesuaikan dengan perkembangan Kota Palembang dan bujet yang tersedia.

Komisi V DPR-RI pada kunjungan kerjanya ke Sumsel meninjau langsung fly over Simpang Polda di Palembang. Konstruksi jembatan layang pertama di Palembang tersebut dibangun dengan dana APBN melalui kontrak tahun jamak 2006-2008 senilai hampir Rp 55 miliar.

Direktur Jalan dan Jembatan Wilayah Barat Direktorat Jenderal Bina Marga Hediyanto Husaini yang turut mendampingi rombongan Komisi V mengatakan, jembatan sepanjang 230 meter tersebut dibangun oleh kontraktor PT Sumbersari Ciptamarga. Sedangkan konsultan pengawasnya ialah PT Adiraka Konsulindo dan PT Pola Cipta Alamba.

Simpang Polda diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Sumsel Mahyuddin pada Agustus lalu. Fly over ini dibangun untuk mengatasi kemacetan di persimpangan jalan Simpang Polda.  Sebuah pertemuan arus lalu lintas yang sangat padat dari empat arah berlawanan, yaitu Jalan Jendral Sudirman, Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Jendral Sudirman, serta arus dari Jalan Basuki Rahmat.

Sumber : www.pu.go.id